Virus Covid-19 semakin banyak melahirkan variasi-variasi atau mutasi baru. Namun di sisi lain, munculnya mutasi baru justru memperlemah daya infeksi virus.
Belakangan ini, obat Ivermectin diklaim untuk terapi COVID-19. Namun, BPOM menegaskan bahwa obat tersebut hanya mendapat izin edar sebagai obat cacing.
Hingga saat ini Indonesia menggunakan tiga jenis vaksin Corona yakni vaksin Sinovac, vaksin Sinopharm, dan vaksin AstraZeneca untuk menekan penularan COVID-19.
Akhir-akhir ini ramai disebut obat ivermectin sebagai terapi penyembuhan pasien COVID-19. Pakar UGM mengingatkan masyarakat jangan asal mengonsumsi obat.
Pilihan vaksin COVID-19 makin beragam, Pfizer masuk Indonesia Agustus 2021. Vaksin lain yang sudah lebih dulu masuk adalah Sinovac, AstraZeneca, dan Sinophorm.