detikFinance Tak Perlu Kebanyakan Cetak Uang, Pemerintah Bisa Lakukan Ini Adakah cara lain selain cetak uang? Minggu, 10 Mei 2020 21:30 WIB
detikFinance Zimbabwe Contoh Nyata Bahayanya Kebanyakan Cetak Uang Zimbabwe sudah mengalaminya langsung akibat kebanyakan cetak uang. Minggu, 10 Mei 2020 10:07 WIB
detikFinance Cara Sri Mulyani Tambal Defisit APBN Gegara Corona Kementerian Keuangan mencatat kebutuhan pembiayaan APBN 2020 di tengah Corona mencapai Rp 1.439,8 triliun. Sabtu, 09 Mei 2020 08:30 WIB
detikFinance Tambal Defisit APBN, BI Beli Surat Utang Pemerintah Sampai Rp 125 T Pemerintah membutuhkan pembiayaan Rp 1.439,8 triliun untuk menambal defisit APBN 5,07%. Rabu, 06 Mei 2020 13:16 WIB
detikFinance Pengamat Sebut Turunkan Harga BBM Bisa Cegah Masyarakat Jatuh Miskin Pengamat memprediksi akan ada lonjakan jumlah penduduk yang berpotensi jatuh ke bawah garis kemiskinan akibat pandemi Corona (COVID-19). Selasa, 05 Mei 2020 11:01 WIB
detikFinance Keluarkan Perppu Corona, Sri Mulyani Sebut Pemerintah Tak Kebal Hukum Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk penanganan COVID-19 disebut membuat kebal hukum. Senin, 04 Mei 2020 15:55 WIB
detikFinance Sri Mulyani Buka-bukaan soal Utang hingga Kartu Pra Kerja Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka-bukaan soal utang demi mengatasi Corona, serta menjawab kritikan keras terhadap Kartu Pra Kerja. Sabtu, 02 Mei 2020 09:00 WIB
detikFinance Semua Negara Ngutang Demi Tangkis Corona "Jadi ya harus melakukan pembiayaan dalam bahasanya utang, pinjamnya bisa ke BI, bisa ke masyarakat, ke dunia, memang negara lain utang? Ya iyalah," Jumat, 01 Mei 2020 20:10 WIB
detikNews Soal Cetak Uang Baru, Pimpinan MPR Ingatkan Pemerintah Hati-hati Sebab menurutnya, mencetak uang baru akan mendorong inflasi yang tinggi dan membuat rakyat semakin kehilangan daya beli. Jumat, 01 Mei 2020 17:39 WIB
detikFinance BI Sudah Tambal Defisit APBN Rp 2,3 T Pemerintah telah menyerap Rp 16,6 triliun dana dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN). Rata-rata imbal hasil yang diberikan sebesar 8,08%. Rabu, 29 Apr 2020 11:35 WIB