Komnas HAM dan polisi memeriksa mobil laskar FPI dan polisi yang terlibat dalam penembakan di Tol Japek. Komisi III menilai pemeriksaan itu bukti transparansi.
Berdasarkan pantauan, mobil yang dikendarai Laskar FPI mengalami kerusakkan di bagian depannya. Mobil Chevrolet Spin itu sudah tak dijual lagi di Indonesia.
Kasus insiden penembakan antara Laskar FPI dan polisi terus diusut Komnas HAM. Bareskrim Polri dan FPI sama-sama memberi bukti-bukti kuat ke Komnas HAM.
GM yang menjual merek Chevrolet hengkang dari Indonesia. Tak lama kemudian, GM juga cabut dari Thailand, dan kini dikabarkan GM keluar dari pasar India.
Pengacara dan keluarga 6 laskar FPI yang tewas ditembak polisi akan mendatangi Komnas HAM pagi ini untuk menyerahkan bukti kasus penembakan versi mereka.