Rencana kenaikan PPN pada 2025 ditolak habis-habisan. Meski pemerintah kukuh melanjutkan kebijakan ini dengan sejumlah insentif, gelombang protes tak berhenti.
Demonstrasi menolak kenaikan PPN menjadi 12 persen berlangsung di seberang Istana Merdeka. Ada yang menolak PPN 12% karena akan membebani harga tiket konser.
Ekonom kritik bantuan pemerintah untuk PPN 12% yang hanya berlaku 2 bulan. Diskon listrik dan bantuan beras dinilai tidak cukup untuk dampak jangka panjang.
Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah untuk mengantisipasi dampak yang akan terjadi dengan kenaikan tarif PPN dari 11% menjadi 12% mulai 1 Januari 2025.
Jumlah pengunjung pasar tradisional turun 40% pasca-pandemi. Daya beli rendah dan pergeseran belanja online jadi penyebab utama. Upaya pemerintah diperlukan.