Presiden AS Donald Trump mengklaim Iran telah menghentikan rencana mengeksekusi mati delapan wanita, setelah ia mendesak Teheran untuk membebaskan mereka.
Jusuf Kalla menyoroti kekuatan Iran dalam perang modern, menekankan pentingnya teknologi militer dan sejarah bangsa Persia yang mendukung ketahanan mereka.
Trump mengatakan bahwa ia yakin kesepakatan dengan Iran "sangat mungkin." Namun, dia mengancam akan melanjutkan serangan ke negara itu jika negosiasi gagal.