Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) dan bawahannya berziarah ke TMP Kalibata. Dalam rombongan itu ikut pula Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Bestari Barus.
'Teman Ahok' yang merupakan situs gerakan penggalang dukungan independen bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) mulai beraksi. Namun, Ahok tidak menutup kemungkinan untuk buka peluang maju di Pilgub 2017 melalui partai.
Sebulat telur, begitulah tekad 4 fraksi DPRD DKI Jakarta yang kompak menolak hadir dalam paripurna HMP untuk Ahok. Pentolan 4 fraksi menolak lobi kubu Lulung Cs dan punya alasannya, terangkum dalam 4 kisah ini:
Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jhony Simanjuntak menegaskan fraksinya menolak usulan HMP terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. PDIP mendukung Ahok menyelesaikan tugasnya sebagai gubernur bersama Wagub Djarot Saiful Hidayat.
DPRD DKI masih berupaya mencari dukungan sejumlah fraksi untuk membulatkan suara mendukung HMP terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok). Salah satu partai yang diincar untuk adalah Fraksi PDIP sebagai pemilik kursi terbanyak.
"Kami menolak HMP. ‎Kita dari awal sudah menolak HMP. Hasil rapat internal kita juga menyatakan menolak HMP," kata Ketua Fraksi Partai NasDem Bestari Barus saat dihubungi, Kamis (4/6/2015).
Gubernur DKI Basuki T Purnama sempat meniatkan diri maju di Pilgub DKI 2017 lewat jalur independen. Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana (Lulung) menyangsikan kemampuan Ahok meniti jalur independen untuk 2017.
Bagaikan primadona, Ahok diprediksi dilirik banyak partai politik untuk bertarung di Pilgub 2017. Sejumlah parpol bahkan sudah membuka pintu buat Ahok, seperti suara 3 parpol ini: