dr Aisha Wardhana alias Caroline Ruhning Tyassasanti tidak terdaftar di IDI dan KKI. Karena tidak terdaftar di kedua lembaga itu, maka Aisha merupakan dokter abal-abal.
Aisha Wardhana telah mengaku tidak pergi ke Somalia. Dia kini bisa terjerat UU ITE atas kisah yang disebar di dunia maya, jika ada pihak yang melaporkan.
Kementerian Sosial menyesalkan kasus Aisha Wardhana. Mereka menyayangkan misi kemanusiaan yang penting malah jadi ajang bercerita bohong. Kemensos pun akan menemui Aisha.
Banyak teman dr Aisha Wardhana alias Caroline Ruhning Tyassasanti, akhirnya kecewa setelah mengetahui kisah penculikan di Somalia adalah bohong belaka. Indonesia Maritime Institute (IMI) misalnya, mereka mendesak polisi segera memeriksa Aisha.
Aisha Wardhana menggebu-gebu menceritakan kepergiannya ke Somalia dan kisah penculikan terhadap dirinya. Karena ceritanya sulit dipercaya, Aisha akhirnya mengaku tidak pergi ke Somalia, tidak pergi ke mana-mana.
ACT belum bisa mempercayai pengakuan Aisha Wardhana soal kepergiannya ke Somalia. Alasannya karena Aisha tidak menunjukkan dokumen perjalananya sebagai bukti ke Somalia.
Aisha Wardhana segar bugar menceritakan perihal perjalanannya ke negeri benua hitam, Afrika kepada tim ACT. Aisha mengaku dirinya tidak ditembak di Somalia, melainkan di negara Rwanda.
Di hadapan ACT, Aisha Wardhana ngotot telah melakukan perjalanan menuju Somalia. Dia menceritakan kisahnya dengan memukau. Namun, saat diminta menunjukkan dokumen perjalanan, Aisha menolak memberikannya.