Puluhan ribu warga turun ke jalan-jalan untuk menentang perebutan kekuasaan dan menuntut militer menghormati hasil pemilu dan membebaskan Aung San Suu Kyi.
Hingga pekan lalu, partai yang ikut merumuskan solusi dua negara itu seakan ditakdirkan punah. Sampai terpilihnya ketua baru yang memutar nasib partai.