Pengin mencicipi makanan khas Bali yang sedap? Mampirlah ke warung ini. Tipat cantok yang berbalut bumbu kacang rasanya pedas-pedas gurih. Jajan Bali yang legit dan hangat bermandikan saus gula merah. Hmm... jangan lupa pesan juga rujak khas Bulelengnya!
Kota Donggala, Sulawesi Tengah menyajikan banyak tawaran pelesiran. Mulai dari menonton para penenun Buya Sabe atau sarung sutra, menikmati indahnya pantai pasir putih Tanjung Karang, hingga mencicipi Kaledo, makanan khas Donggala, yang terbuat dari kaki dan daging lembu.
Khusus penggemar sop iga atau sop sumsum, rumah makan yang satu ini wajib disinggahi. Porsinya dijamin besar, dagingnya pun empuk plus sedotan untuk menyedot sumsum. Slurpp... hmm gurih-gurih enak!
Makanan yang disajikan di kedai ini mendapat pengaruh Minang dan kuliner Tapsel. Sajiannya sedap, tak heran kalau sejumlah pejabat "tergigit" legitnya masakan Nasrul Sibolga ini.
Mukti Murah Harjo, seorang tukang becak asal Kediri mengelola warung dan bensin eceran kejujuran. Bapak tiga anak ini membiarkan warung dan bensin tanpa penjagaan. Dia pun memberi julukan "POM Bensin Kejujuran 24 Jam Menuju Sorga".
Yogyakarta tidak hanya terkenal dengan kebudayanya. Makanannya pun tak kalah menggiurkan. Bersiaplah memanjakan lidah di kota pelajar ini tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.