Makan Nasi Aking Karena Tak Punya Uang
Karena sibuk mengurus perawatan dan menjaga istrinya, Iksan Dago (61) tak lagi bisa bekerja alias menganggur. Dia bekerja di pasar sebagai kuli angkut meski kadang tak mendapat bayaran. Uang minim mereka makan nasi aking.
Selasa, 25 Mei 2010 17:12 WIB







































