Kedua negara dipilih karena keterbatasan masker di pasaran, jumlah PMI yang banyak, dan paling dekat dengan China sebagai sumber penyebaran virus Corona.
"Nah proses Omnibus Law ini tidak dilalui. Ini UU sangat tertutup, penuh rekayasa dan hanya ingin mementingkan sekelompok orang saja," kata Said Iqbal.