Korut mengomentari aliansi terbaru AS di kawasan Indo-Pasifik dan menyebut perjanjian kapal selam dengan Australia bisa memicu 'perlombaan senjata nuklir'.
Prancis merasa ditikam oleh Australia setelah negeri kanguru itu justru membeli kapal selam nuklir dari AS. Ini mirip seperti cerita proyek kereta cepat di RI.
Saat Australia pilih kekuatan nuklir sebagai bagian pertahanan dan garis pertempuran ditarik untuk menghadapi China, timbul pertanyaan: siapkah Barat untuk itu?