Rusia mengobarkan kampanye disinformasi sejak berakhirnya perang dengan Georgia di Kaukasus, demi mendeskreditkan demokrasi dan mengadu domba warga lokal.
China mengutuk pengunduran diri massal yang mereka sebut sebagai lelucon. Tapi sebagian kalangan cemas situasi ini bakal memuluskan kediktatoran Partai Komunis.