Prabowo Subianto didesak mundur dari posisi capres buntut kebohongan penganiayaan Ratna Sarumpaet. Waketum Gerindra Fadli Zon tak terima dengan desakan itu.
Partai Hanura mendesak Prabowo Subianto mundur sebagai calon presiden nomor urut 02 terkait berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet. Apa kata Gerindra?
Koordinator Jurkamnas Prabowo-Sandi menyebut permintaan maaf Prabowo merupakan sikap ksatria. Sebab, tradisi minta maaf jarang dilakukan elite di Indonesia.
Hanura menilai permintaan maaf Prabowo yang ikut serta menyuarakan kebohongan Ratna Sarumpaet tak cukup. Jika 'jantan', Prabowo diminta mundur dari pencapresan.
Hanura tak habis pikir soal isu penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet yang tak terbukti berdasarkan hasil penyelidikan polisi. Hanura menyeret Prabowo Subianto.