Korban gempa di Palu dan Sigi sempat meninggalkan hunian sementara karena khawatir tidak dapat bantuan. Setelah diberi pemahaman, warga kembali ke huntara.
Ribuan bilik huntara di Palu dan Sigi, Sulteng, tak berpenghuni. Hal tersebut terjadi kosong karena para korban gempa, tsunami dan likuefaksi tak menempati.
Polisi menangkap seorang warga yang diduga menjual satwa dilindungi. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah burung yang disebut satwa dilindungi.
Beberapa bulan terakhir, tercatat setidaknya 12 kasus pernikahan anak di kamp pengungsian korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah.