Proyek kereta Bandara Internasional Minangkabau ini telah dimulai sejak 2015 dengan panjang 23 kilometer (km), yang menggunakan rel eksisting dan rel baru.
AP II mentargetkan Bandara Soekarno-Hatta melayani 100 juta orang di tahun 2017. AP II optimis target tercapai karena kebakaran hutan berkurang di tahun ini.