Berkesempatan mengabdi selama 45 hari di Pulau Komodo menjadi motivasi saya untuk mengeksplor kearifan lokal masyarakat, pesona alam dan tentunya memperdalam seluk-beluk sejarah Komodo. Inilah ringkasanya.
"Mudah-mudahan adik-adik bisa mengajak teman dan sesama remaja menyiapkan Indonesia yang lebih kuat dan Indonesia sejahtera yang tahan goncangan di masa depan,"
Tepuk tangan membahana ketika nama Lorna Prendergast dipanggil dalam upacara wisuda salah satu universitas terbaik di Australia University of Melbourne.
Faisal Tehrani adalah nama besar di Malaysia, tapi masih asing di Indonesia. Ia penulis peraih penghargaan dari pemerintah. Ironisnya, buku-bukunya diberangus.