Jakarta - Ketika kita membahas Near Field Communications (NFC) -- nama umum untuk sebuah teknologi baru yang memungkinkan interaksi antar perangkat jarak dekat -- ada dua kubu utama: NFC terbuka dan NFC secure.
NFC terbuka mengacu pada interaksi antara dua perangkat berkemampuan NFC, atau penggunaan sebuah perangkat NFC untuk membaca sebuah tanda NGC (chip yang tertanam di poster, kartu, atau media cetak lainnya) untuk menerima konten atau melakukan sebuah hal.
NFC secure, di lain pihak, mengacu pada penggunaan perangkat mobile sebagai sebuah dompet atau kartu kredit virtual untuk melakukan pembayaran dengan cara mengibaskannya di atas sebuah pembaca NFC.
Saat ini NFC dipandang sebagai salah satu area yang paling menarik di industri ini dari sudut pandang pendapatan, karena diperkirakan akan ada 700 juta ponsel berkemampuan NFC yang terjual hingga tahun 2013.
Tapi kami di Nokia berpendapat bahwa fokus industri saat ini di NFC secure mungkin bisa mengurangi kesempatan untuk pengembangan potensi NFC terbuka. Sebagai penggagas teknologi NFC, dan salah satu pendiri NFC Forum, Nokia percaya bahwa NFC terbuka akan memberikan pengaruh yang lebih besar dalam perilaku konsumen dan ekosistem NFC dibanding NFC secure.
NFC terbuka berpotensi untuk mendorong berbagai peluang bisnis bagi pengembang, peritel, pengiklan, pembuat perangkat elektronik, dan lain-lain.
Rabu, 06 Jul 2011 09:53 WIB