Ribuan orang Lebanon, yang marah dengan para pemimpin politik mereka, kembali turun ke jalan setelah ledakan besar yang menewaskan sedikitnya 154 orang.
Korban tewas akibat ledakan di Lebanon mencapai 154 orang dan ribuan lainnya terluka. Pemerintah setempat menyatakan kerugian mencapai sekitar Rp73 triliun.
Banyak warga Beirut marah atas kelalaian pemerintah yang menyebabkan ledakan dahsyat. Pemerintah Lebanon bereaksi dengan mengumumkan keadaan darurat dua pekan.
Dubes RI untuk Lebanon, Hajriyanto Thohari, mengantisipasi kesulitan pasokan makanan dalam beberapa hari mendatang setelah ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut.