BPS melaporkan neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 1,27 miliar pada Februari 2026, mencatat 70 bulan berturut-turut. Surplus didorong oleh sektor nonmigas.
Pergerakan IHSG sejalan dengan bursa Asia yang menguat seiring sinyal positif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menghentikan perang dengan Iran.