Seorang pilot jet tempur F-15 Amerika Serikat (AS), yang diselamatkan setelah ditembak jatuh di Iran pada April lalu, memberikan keterangan mengejutkan.
Pemerintah Iran dilaporkan melibatkan tim psikolog senior untuk mempelajari pikiran Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selama proses negosiasi.