Persoalan pengungsi Rohingya kini menjadi perhatian publik. PBB didesak untuk meminta pertanggungjawaban terhadap pemerintah Myanmar karena membiarkan kejahatan kemanusiaan terhadap etnis Rohingya.
Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan pemerintah hanya setahun menerima ribuan pengungsi Rohingya dan Bangladesh di Aceh. Ia pun mengungkapkan alasannya.
Matahari terasa sangat terik di sebuah daerah di ujung timur Provinsi Aceh, tepatnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Tempat ini menjadi salah satu penampungan para imigran Rohingya dari Myanmar dan Bangladesh.
Tak hanya kesulitan berpatroli, namun para prajurit TNI penjaga perbatasan di Pulau Rondo, Nangroe Aceh Darussalam, juga melakoni hari-harinya secara kelewat bersahaja. Kesulitan air adalah permasalahan vital yang mereka hadapi. Panglima TNI bereaksi.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko telah usai berkeliling Pulau Sumatera, mulai tanggal 19 hingga ‎24 Mei kemarin. Ada sejumlah tujuan Moeldoko yang mendasari kunjungan ini, dari meninjau kesiapan prajurit hingga pamitan jelang pensiunnya pada Juli nanti.
Pemerintah bahu membahu menangani pengungsi Rohingya yang ditampung di wilayah Aceh Timur. Wapres JK menilai pemerintah saat ini bisa menangani pengungsi tersebut sehingga belum butuh untuk meminta bantuan negara lain.
Polisi menangkap dua pelaku lagi kasus penipuan dengan mencatut nama Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui facebook. Keduanya diamankan di Lampung
Pencabutan kartu identitas yang dikenal sebagai Kartu Putih bagi orang Rohingya oleh pemerintah Myanmar mungkin menjadi salah satu faktor yang membuat mereka nekat mempertaruhkan nyawa mengarungi laut.
Sebagian orang mungkin sudah cukup puas melihat peta untuk mendapatkan gambaran betapa luasnya nusantara. Tapi tidak bagi Ahmad Triadmojo. Pria asal Kediri, Jawa Timur, ini ingin merasakan luasnya nusantara.