Beberapa DPD mengusung sejumlah nama calon presiden (capres) dalam Rapimnas Partai Golongan (Golkar). Nama-nama selain Jusuf Kalla (JK) muncul karena JK dinilai kurang populer.
Dua Partai besar, yaitu Golkar dan PDIP, dipastikan akan berjuang mati-matian mempertahankan angka 25 persen sampai 30 persen syarat dukungan suara. Sebagai partai besar keduanya ingin memaksimalkan kekuasaan di pemerintahan maupun legislatif.
Terkait celah di situs pajak, dari sisi rekayasa perangkat lunak, ada kemungkinan software dibangun tanpa desain atau requirement yang jelas. Situs ini juga tidak mengatur otentikasi sampai ke dalam.
Lobi RUU Pilpres mentok. Masing-masing fraksi di DPR ngotot pada pendapatnya seputar syarat pengajuan capres. Jalan tengah yang dinilai paling moderat, capres harus didukung 20 persen kursi di DPR.
Karena bersamaan dengan Hari Raya Idul Fitri, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini rencananya akan diselenggarkan pada 1 Oktober dini hari. Hal ini dianggap merepotkan. Hari Kesaktian Pancasila diusulkan untuk ditiadakan.
Kebutuhan software diprediksi terus meningkat. Namun sayangnya software produk lokal justru belum bisa memenuhi kebutuhan, bahkan tidak diterima pasar saat dijual. Apa masalahnya?
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapresiasi dan memuji kinerja Jenderal Pol Sutanto selama menjadi kapolri. Pria yang segera pensiun ini disebut sebagai kapolri terbaik. Namun meski memuji, PKS tidak secara otomatis tertarik untuk menggandeng Sutanto pada Pemilu 2009.