"Kami tidak tahu ada orang jahat seperti Ibrahim. Seperti tidak tahunya Gerindra di partainya banyak disusupi caleg mantan napi koruptor," kata Taufiqulhadi.
"Lebih baik Pak Inas tanya ke caleg diduga bandar dengan bukti 105 kg sabu, apa dia jadi bandar setelah bergaul dengan rekan sekubunya," kata Habiburokhman.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bereaksi atas kasus narkoba Andi Arief.
Ahmad Syafii Maarif tidak ambil pusing dengan pernyataan BPN Prabowo-Sandi yang menilai dirinya khilaf saat menyebut puisi Neno Warisman sebagai puisi biadab.
Puisi Neno Warisman di Munajat 212 dianggap biadab oleh Buya Syafii Ma'arif. Kritikan untuk Neno itu dibalas pro Prabowo dengan menyinggung Buya Syafii khilaf.