Kekuatan TNI AU kembali berkurang setelah salah satu pesawat Herculesnya jatuh di Magetan, Jawa Timur. Wapres Jusuf Kalla (JK) menganggap kecelakaan ini karena anggaran alat utama sistem senjata (alutsista) tidak memadai.
Pesawat TNI AU kembali mengalami kecelakaan. Salah satu penyebabnya yakni faktor usia pesawat yang sudah uzur. Pesawat yang sudah uzur ini diibaratkan seperti peti mati terbang. Dengan kondisi seperti itu seharusnya tidak diterbangkan agar tidak ada lagi korban.
Pesawat Hercules milik TNI AU yang mengalamai kecelakaan di Wamena, Papua, akibat roda pesawat yang rusak masih dalam proses penyidikan oleh pihak TNI AU.
Walaupun kendaraan tempur yang dimiliki Pusat Senjata Kavaleri (Pusenkav) sudah berusia 57 tahun, Pangdam III Siliwangi Rasyid Qurnuen Akuary menyanggah jika kendaraan tempur Kodam disebut tidak layak.
Pangdam III Siliwangi Rasyid Qurnuen Akuary menyerahkan empat unit panser tipe APS-2 buatan PT Pindad, Selasa (5/5/2009). Tiap unit panser dari proyek pengadaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Departemen Pertahanan ini dihargai hampir Rp 7 miliar.
Menkeu mendukung upaya peremajaan Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) di tubuh TNI. Namun menurutnya sampai saat ini banyak realisasi peremajaan Alutsista yang belum dilakukan.
Pesawat Fokker 27 TNI AU jatuh di Lanud Hussein Sastranegara. Peristiwa tersebut harus menjadi peringatan agar terus memperhatikan peralatan tempur TNI.
Walau situasi Indonesia saat ini tidak menghadapi ancaman gangguan keamanan, khususnya dari luar negeri. Namun, pemerintah seharusnya lebih memperhatikan bidang pertahanannya dengan menguatkan armada militernya.
Namanya dicomot dari mamalia khas Sulawesi. Tampilannya tidak kalah sangar dengan panser sejenis dari Eropa. Itulah sosok Anoa, panser beroda 6 hasil karya anak bangsa.