Gerindra mengungkap kiriman surat dari Prabowo Subianto ke SBY. Dalam surat itu, Prabowo juga menyinggung soal komitmen Demokrat tak meminta jatah cawapres.
Wasekjen Demokrat Andi Arief menuding Sandiaga Uno membayar Rp 500 miliar ke PAN-PKS untuk jadi cawapres Prabowo Subianto. Partai Gerindra membantahnya.