detikNews Anak Buah Wawan: A1 untuk Ratu Atut dan A2 untuk Rano Karno A1 untuk Ratu Atut Chosiyah dan A2 untuk Rano Karno. Rabu, 29 Mar 2017 15:21 WIB
detikNews Jawaban Tim Wahidin-Andhika soal Permohonan Kubu Rano ke MK Kubu Wahidin-Andhika mengatakan, permohonan pihak Rano-Embay salah alamat. Kecurangan ranah Panwaslu atau Bawaslu, bukan MK. Jumat, 17 Mar 2017 20:26 WIB
detikNews Kubu Rano Karno Minta MK Adili Kecurangan Pilkada yang Sistematis Sebanyak 27 perkara sengketa pilkada diadili oleh Mahkamah Konstitusi hari ini. Mayoritas sengketa tidak memenuhi ambang batas selisih suara pilkada. Kamis, 16 Mar 2017 19:12 WIB
detikNews MK Mulai Gelar Sidang Maraton Sengketa Pilkada Serentak 2017 MK mulai menggelar sidang pendahuluan sengketa pilkada. Sidang dibagi menjadi dua panel, pada panel II digelar sidang Provinsi Aceh. Kamis, 16 Mar 2017 12:13 WIB
detikNews MK Mulai Sidangkan 27 Sengketa Pilkada Kamis Besok MK akan menggelar sidang pendahuluan 27 sengketa pilkada pada Kamis (16/3) besok. Rabu, 15 Mar 2017 22:40 WIB
detikNews Kata KPK soal Rano Karno yang Disebut Terima Rp 700 Juta KPK mencermati fakta-fakta persidangan yang diungkap dalam persidangan Ratu Atut Chosiyah. Rabu, 15 Mar 2017 22:12 WIB
detikNews Rano Karno Bantah Terima Rp 700 Juta Terkait Korupsi Alkes Banten Rano Karno membantah menerima Rp 700 juta terkait proyek pengadaan alat kesehatan RS rujukan Banten saat menjabat sebagai wakil gubernur. Rabu, 15 Mar 2017 18:37 WIB
detikNews Saksi: Rano Karno Dapat Rp 700 Juta Lebih dari Proyek RS Banten Djaja berujar uang tersebut diterima Rano secara bertahap. Djaja menyetor sebanyak 4 kali dengan besaran uang Rp 50 juta per setoran. Rabu, 15 Mar 2017 15:35 WIB
detikHot 'Galih dan Ratna': Memaknai Kembali Kisah Cinta Masa Remaja Galih dan Ratna dari film remaja 1979 kembali lewat tangan sutradara Lucky Kuswandi. Menjadi drama cinta era millenial tanpa meninggalkan nuansa klasiknya. Senin, 13 Mar 2017 13:04 WIB
detikNews Disebut KPK Terima Rp 300 Juta dari Atut, Rano Karno: Itu Tidak Benar Rano mengatakan informasi tersebut fitnah dan dinilai penuh intrik politik yang ditujukan untuk membunuh karakter. Rabu, 08 Mar 2017 20:15 WIB