IHSG diperkirakan akan kembali terkena koreksi, apalagi setelah jatuhnya Wall Street gara-gara bom di Boston serta melambatnya pertumbuhan ekonomi China.
Ledakan bom di Boston serta pertumbuhan ekonomi China yang lemah mengguncang pasar saham Wall Street semalam. Indeks S&P 500 menderita koreksi lebih dari dua persen.
IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang tipis dan cenderung melemah mengikuti pergerakan bursa global akhir pekan lalu. Bursa-bursa regional yang melemah juga ikut memberi sentimen negatif.