Susi menjalani profesi badut untuk mengais rezeki. Dia bahkan menjadi badut jalanan di Bandung sambil membawa anaknya setiap beraksi. Cerita hidupnya getir.
Salah satunya ketika Mendiang Rizal Ramli mengunjungi Pulau C dan D. Di hadapan pengembang dia mengaku tangannya gatal untuk mengepret pihak yang tak sepakat.