Lagi-lagi serangan bom terjadi di Afghanistan. Kali ini sembilan anak-anak dan seorang polisi Afghan tewas dalam aksi bom bunuh diri di wilayah Afghanistan timur.
Pemerintah Rusia berjanji akan mengirimkan rudal-rudal anti-pesawat ke Suriah, salah satu negara sekutunya yang tengah dilanda konflik. Hal tersebut memicu kemarahan pemerintah Israel.
Para anggota kelompok militan Taliban menyerang konvoi militer Pakistan, Akibatnya, dua tentara Pakistan tewas dalam insiden di wilayah Peshawar tersebut.
Turki dan Suriah saling melempar tudingan atas ledakan bom yang menewaskan 46 orang di kota dekat perbatasan Suriah. Rezim Suriah bahkan menuding Turki telah merencanakan serangan bom itu.
Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu mengatakan mereka akan menangkap siapapun yang ada di belakang peristiwa peledakan bom mobil di kota Reyhanli yang letaknya berdekatan dengan perbatasan Suriah.
Dua tahun lalu, Panglima Angkatan Bersenjata Rusia, Nikolay Makarov, membuat pernyataan mengejutkan. Dia mengatakan tak akan lagi membeli senapan serbu AK-74, varian senapan Kalashnikov yang sekarang menjadi senapan standar pasukan Rusia.