Sebuah makalah baru menguraikan kemungkinan kuasi-bulan yang baru ditemukan, 2025 PN7, mungkin telah mengikuti Bumi selama beberapa dekade, tanpa terdeteksi.
Universitas Hasanuddin menjadi laboratorium kebhinnekaan, mengintegrasikan keragaman budaya untuk menciptakan generasi unggul dan berdaya saing global.
Mereka menemukan bahwa Belahan Bumi Utara menggelap lebih cepat daripada Belahan Bumi Selatan. Dampaknya sangat besar terhadap perubahan iklim di Bumi.