Antrean panjang mengular terpantau di sejumlah pom bensin di Teheran, ibu kota Iran, pada Selasa (25/8), menyusul langkah AS mengumumkan rentetan sanksi baru.
AS mengumumkan kebijakan untuk mencekik ekonomi Iran dengan membidik mitra dagangnya. Sanksi menghantam entitas di dunia, termasuk di UEA, China dan di Eropa.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, ancam sanksi untuk negara yang berhubungan dengan Iran. Ghalibaf menegaskan mitra dagang Iran tak terpengaruh ancaman.
Pemerintah Iran tengah melakukan pembicaraan dengan Oman mengenai pengelolaan Selat Hormuz. Iran menyebut bahwa AS tidak dilibatkan dalam pembicaraan itu.