Warga mengeluhkan simulasi ledakan yang dilakukan polisi di lokasi pengerukan tanah milik PT IPU di daerah Kedungpane, Semarang, siang tadi. Warga merasa terganggu karena ada ratusan rumah mengalami kerusakan akibat getaran ledakan.
Terindikasi ada kesalahan prosedur dalam penyimpanan barang bukti sehingga bahan petasan di Mapolrestabes Semarang bisa meledak. 2 Penyidik dan satu PNS diperiksa Propam terkait ledakan tersebut.
Tim Labfor Mabes Polri cabang Semarang melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan barang bukti bahan petasan di Mapolrestabes Semarang. Sampel tanah dan barang-barang di lokasi dibawa untuk melakukan penyelidikan.
Lokasi ledakan barang bukti bahan petasan di Mapolrestabes Semarang terus dialiri air. Rencananya air akan mengalir selama 24 jam untuk mengantisipasi terjadinya ledakan dari sisa-sisa bahan petasan yang berada di bagian belakang Mapolrestabes Semarang itu.
Ledakan bahan petasan barang bukti di Mapolrestabes Semarang merusak genting warga dan mengakibatkan kaca mobil berlubang. Apel polisi bubar. Seberapa dahsyat ledakannya? Bagaimana kondisi lokasi ledakan?
Ledakan bahan petasan barang bukti di Mapolrestabes Semarang tak hanya membuat peserta apel bubar, tapi juga merusak beberapa rumah warga. Ada juga mobil yang jadi korban. Kaca depannya berlubang.
Ledakan keras bahan petasan yang berasal dari Mapolrestabes Semarang ternyata sempat menyebabkan hujan batu di perkampungan warga. Bahkan bongkahan batu menyebabkan genteng dan kaca rumah warga pecah.
Peserta apel pagi di Polrestabes Semarang mendadak bubar setelah suara ledakan besar terdengar dari belakang Mapolrestabes Semarang. Suara tersebut berasal dari tumpukan barang bukti petasan.
Sebuah bus antar kota antar provinsi hangus terbakar di depan pintu Tol Tembalang Semarang. Tidak ada korban jiwa, namun satu motor Kawasaki Ninja yang dibawa di dalam bus ikut hangus terbakar.