Nurul Ghufron meyakini pimpinan KPK selanjutnya akan melanjutkan mencari buron kasus korupsi dugaan suap dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku.
KPK mengungkap alasan kembali menerbitkan surat DPO buron kasus korupsi dugaan suap dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Harun Masiku.
Massa membawa sejumlah atribut, seperti bendera dan poster, bergambar Harun Masiku. Sesekali juga mereka berteriak meminta Harun Masiku segera ditangkap.