HSBC GPB memprediksi nilai tukar rupiah akan tertekan di kisaran Rp 16.000an pada 2025, dipengaruhi oleh penguatan dolar dan tingginya impor Indonesia.
Pemerintah AS mengaku telah membeli minyak mentah perdana dari Venezuela senilai US$ 500 juta tak lama setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Nilai tukar dolar AS melemah terhadap rupiah, berada di level Rp 15.899. Analis memprediksi rupiah akan terus menguat setelah data tenaga kerja AS yang lemah.