Jika ingin mencari suvenir (baca: benda seni) yang mampu bercerita lebih panjang dari harganya, kunjungilah kampung-kampung, desa-desa hingga ke pedalaman Papua.
Kata yang tidak akrab di telinga. Terus terang saja tidak banyak yang mengetahui bahwa Bena adalah sebuah desa tradisional yang terletak di bawah kaki Gunung Inerie.
Berada di Senggo, desa terpencil di pedalaman Papua akan membuat anda merasa nyaman dengan segala keramahannya. Keberagaman warganya bagaikan miniatur Indonesia di ujung timur nusantara
Kreasi kerajinan tangan asal Jawa Barat beragam jenis dan bentuk. Tangan-tangan kreatif di bumi Pasundan ini mampu mengubah benda tak berharga menjadi bernilai rupiah.
Menyaksikan keindahan dan kemegahan rumah-rumah adat dari seluruh Indonesia cukup diwakilkan di Taman Mini Indonesia Indah saja. Beranekaragam perbedaan bentuk dan warna Indonesia dapat kita saksikan di sini. Hingga tempat peribadatan berbagai agamu pun kita temui di sini.
Rencanan pengadaan mobil dinas (mobdin) baru untuk DPRD Situbondo senilai Rp 1,2 miliar ditentang oleh masyarakat. Aksi penentangan dilampiaskan dengan membakar miniatur mobil yang dianggap hanya menghambur-hamburkan uang rakyat.
Kesakralan dari kamar itu, menjadikan orang lain tidak berani memasukinya, dan itu terjadi sejak masa adipati pertama. Konon kabarnya kamar itu kuburan pekerja zaman kolonial.
Gaya arsitektur rumah dinas bupati di kompleks pendopo Kabupaten Malang, tak lepas dari pengaruh Mataram Islam. Konon luas bangunan besar 500 meter persegi ini dibangun pada abad 16 hingga 17.
Tidak melulu jajan, di Festival Jajanan Bango 2010 yang berlangsung hari Sabtu (16/10/10) di Lapangan Tegallega, pengunjung juga bisa belajar membuat kecap.