Semakin banyak bermunculan chef muda di Indonesia. Meski banyak menyajikan menu mancanegara, namun mereka tetap tak lupa kuliner bangsa sendiri. Ada yang mempelajarinya langsung ke daerah asal maupun mempromosikan hidangan Indonesia sampai ke berbagai negara.
Indonesia terkenal akan keanekaragaman kulinernya. Pengaruh dari India, Belanda hingga Portugis ikut memberi warna pada hidangan Nusantara. Kini chef muda pun semakin banyak yang tertarik mengangkat warisan kuliner sebagai bentuk pelestarian.
Hari Kemerdekaan bisa diisi dengan menikmati hidangan lezat. Misalnya mencicipi beragam sajian khas Nusantara. Jika ingin lebih istimewa, kunjungi saja hotel-hotel yang menyediakan buffet spesial menyambut HUT RI.
Sayuran dan buah segar langsung dari petani kini bisa dibeli di mal. Dalam rangka menyambut HUT ke 70 RI, Pondok Indah Mall (PIM) menyelenggarakan ‘Festival Buah dan Sayur Lokal.’ Tak hanya itu, penikmat kuliner juga bisa menyantap aneka menu panggangan dalam ‘Indonesian Barbeque Festival.’
Lebih dari 13.000 pulau yang dimiliki Indonesia menggambarkan kekayaan budaya dan hasil alam. Warisan tak bernilai ini harus dilestarikan oleh generasi muda. Paling mudah dengan terus mengonsumsi makanan tradisional dan melestarikan cara pembuatannya.
Di masa lampau, bangsa India datang ke Nusantara untuk berdagang dan menyebarkan agama. Interaksi pendatang dengan penduduk lokal rupanya memberi pengaruh pada kuliner Indonesia. Seperti penambahan kosakata kuliner dan munculnya makanan pedas dan bersantan.
Makanan Nusantara terkenal akan kekayaan ragam dan citarasanya. Seperti sajian Minang, Jawa hingga Manado. Untuk menyambut HUT Kemerdekaan ke-70, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta berinisiatif menghadirkan kuliner dari 5 wilayah di tanah air.