Osama bin Laden dipastikan tewas. Ia digerebek pasukan kecil Amerika Serikat (AS) di sebuah gedung di Kota Abbottabad, Pakistan. AS telah mengintai gedung ini sejak musim panas 2010.
Beberapa satuan dari TNI AL, AU maupun AD terlibat dalam pembebasan kapal MV Sinar Kudus yang dibajak di Teluk Aden, Yaman, dekat perairan Somalia. Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menjelaskan satuan mana saja yang terlibat.
Pemerintah akan mengkaji apakah ke depan pasukan TNI akan ditempatkan di perairan Teluk Aden yang dekat dengan perairan Somalia atau hanya mengawal kapal yang akan berlayar ke perairan tersebut.
Dalam penyanderaan kapal Sinar Kudus, menjadi peluang membuktikan ketangguhan detasemen khusus RI yang selama ini giat berlatihan. Sayang, ketika operasi siap digelar, disebut kapal itu sudah tidak berada di tengah laut.
Osama bin Laden tewas dalam serangan yang dilancarkan pasukan elit AS, Navy SEAL pada Minggu pagi waktu Pakistan. Serangan itu dilancarkan ke sebuah bangunan besar di Abbotabad, dekat Islamabad.
Uang tebusan yang dibayarkan pada perompak Somalia akan membuat gerombolan ini makin kuat. Diyakini uang jutaan dollar itu pasti digunakan untuk membeli kapal cepat dan persenjataan yang membuat mereka makin berbahaya.
PT Samudera Indonesia tetap enggan membuka berapa uang tebusan yang diberikan kepada perompak untuk membebaskan kapal MV Sinar Kudus miliknya. Namun, jumlah itu tidak sebesar US$ 4,5 juta.
Keluarga ABK kapal Sinar Kudus menyambut gembira kabar pembebasan oleh PT Samudera Indonesai. Mereka berharap proses kepulangan kapal bisa mendapatkan pengawalan dari TNI, karena trauma dengan pembajakan yang sebelumnya terjadi.
Kabar dibebaskannya kapal MV Sinar Kudus oleh perompak Somalia membuat keluarga ABK merasa senang. Meski begitu, mereka belum yakin dengan kebenaran kabar tersebut, karena kabar pembebasan bukan berasal dari ABK.