Remaja yang ditemukan tewas di sebuah kedai minuman atau bar di Afrika Selatan (Afsel) menjadi 21 orang. Penyebab kematian dari remaja tersebut masih misterius.
Para pemimpin dunia mengecam keputusan MA Amerika Serikat yang membatalkan aturan yang membolehkan perempuan melakukan aborsi di negara adidaya tersebut.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengutuk putusan MA AS yang mencabut hak untuk aborsi. Keputusan itu menurut Macron jadi tantangan bagi kebebasan perempuan.