Sejumlah laporan yang dihimpun BBC mengatakan telah terjadi aksi unjuk rasa di kota Benghazi, Libya Timur. Di beberapa titik kota itu, jumlah pengunjuk rasa dilaporkan mencapai hingga 2.000-an orang.
Inilah musim revolusi, ketika kulminasi kemarahan meledak mencari bentuknya. Saat tiran dengan jubah demokrasi memahat kepalsuan dalam bahasa politis yang tertata.
Lebih dari sepekan demonstrasi antipemerintah Hosni Mubarak di Mesir berlangsung. Mubarak yang diminta turun dan angkat kaki masih bertahan. Bertahannya Mubarak ditengarai karena AS yang masih ragu bersikap.
Krisis politik yang melanda Mesir menjadi perhatian para pemimpin negara-negara di dunia. Menurut Presiden Venezuela Hugo Chavez, situasi di Mesir rumit. Pemimpin Venezuela itu juga mengecam pemerintah Amerika Serikat terkait krisis Mesir.
Dari kawat diplomatik Kedubes AS di Damaskus, Suriah, terungkap rencana boikot negara-negara yang tergabung dalam liga Arab terhadap film yang dibuat sutradara Hollywood Steven Spielberg. Indonesia juga mendukung aksi tersebut.
Harga minyak dunia terus melambung tinggi. Hari ini harga minyak tembus US$ 91 per barel karena reaksi pasar terhadap keputusan OPEC mempertahankan produksi minyaknya.
Medco Energi temukan tambahan minyak dan gas dari dua sumur di Blok Area 47, Libya. Dua sumur tersebut telah disetujui oleh National Oil Corporation (NOC) pada tanggal 7 Desember 2010.
Pemerintah Inggris ternyata takut pada pemimpin Libya Kolonel Muammar Qaddafi. Inggris takut Qaddafi akan mengambil tindakan keras seperti yang dilakukan terhadap Swiss jika terdakwa kasus pengeboman Lockerbie tidak dibebaskan.
Pertamina tak menyerah meskip rencana akuisisi Medco batal dan banyak menerima reaksi negatif dari DPR. Setiap tahun Pertamina menyiapkan dana untuk akuisisi kilang atau perusahaan migas.