IHSG mengawali pekan ini dengan positif. Namun kenaikan yang lumayan ini hanya mencatat transaksi yang super tipis dengan nilai kurang dari Rp 1 triliun.
Pasar saham dalam negeri akhirnya bisa berselancar ke zona positif setelah pekan lalu terus menerus tertekan. Namun kenaikan saham ini tidak dimbangi dengan nilai transaksi yang tinggi.
Pasar saham dalam negeri akan mencoba berselancar ke zona positif meski dalam gerak yang terbatas. Bursa regional yang mulai menguat menjadi pendorongnya.
Bursa Indonesia menutup hari terakhir perdagangan di Tahun Tikus menurut penanggalan China dengan terkoreksi -0,9% ke level terendah sejak 10 Desember.
Perdagangan saham hari ini diprediksi masih akan sepi dan cenderung melemah. Tipisnya perdagangan akan membuat bursa saham layu karena banyak investor yang wait and see.
IHSG diprediksi sudah mulai akan bergerak variatif setelah terus menerus mengalami tekanan karena sentimen eksternal. Bursa regional masih akan menjadi acuan.
Pasar saham dalam negeri masih menanti sinyal pemulihan. Tingginya tekanan negatif di bursa global membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sulit menuju jalur positif.
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia di awal pekan ini disemangati oleh penerapan auto rejection baru. Peluang saham untuk naik lebih tinggi terbuka.