Erdogan mengatakan sudah waktunya untuk menghancurkan kelompok-kelompok teroris, seperti ISIS dan para petempur Kurdi, yang menjadi ancaman bagi Suriah.
Pemimpin de facto Suriah, Ahmad al-Sharaa, mengaku tidak tertarik untuk terlibat dalam konflik baru karena negara tersebut berfokus pada pembangunan kembali.