Militer Myanmar bebaskan lebih dari 600 tahanan yang ditangkap atas berbagai dugaan pelanggaran sejak kudeta. Langkah ini diduga untuk redam kemarahan warga.
Myanmar bebaskan lebih dari 600 demonstran antikudeta dari penjara pada Rabu (24/3), di tengah kemarahan akibat tindakan junta yang terus melakukan kekerasan.
Otoritas junta militer Myanmar menampilkan seorang mantan pejabat yang memberi pengakuan telah menyuap pemimpin de-facto Aung San Suu Kyi, yang kini ditahan.
Ribuan orang di Myanmar membuat pilihan sulit untuk memprotes militer. Berikut kisah petugas medis, pembuat film, dan perempuan etnis minoritas yang ikut aksi.