Walaupun pelaksanaan Pemilihan Umum 2014 hanya tinggal menghitung hari. Beberapa partai-partai politik mulai merancang untuk melakukan koalisi, guna memenuhi target “presidential threshold” dalam pemilu legislatif April mendatang. Seperti isyarat komunikasi politik yang dilakukan Partai Gerindra dan Partai Demokrat.
Elektabilitas PKS merosot di berbagai survei pasca bergulirnya kasus suap kuota impor daging sapi yang menyeret Luthfi Hasan Ishaaq. Kini, tersisa 3 bulan jelang Pemilu pada 9 April untuk membuktikan elektabilitas. Apa PKS masih yakin dapat suara besar?
Seringnya Ahok muncul dalam acara internal PDIP semakin menguatkan kemesraan antara keduanya. Isu Ahok akan loncat jadi kader PDIP santer terdengar. Namun hal ini ditepis oleh para politisi PDIP.
Pasca ditahannya Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah oleh KPK, nama Rano Karno kembali muncul sebagai wakil yang akan menggantikan posisi Atut sebagai Gubernur. Namun, sampai saat ini belum ada keputusan dari DPP PDIP terkait hal tersebut.
Ketua umum PDIP selalu meminta masyarakat menunggu usai pileg saat didesak pencapresan Jokowi. Langkah ini dinilai agar para caleg PDIP tak bertumpu pada elektabilitas Jokowi untuk memenangkan pemilu.
Belakangan beberapa politisi PKS memperlihatkan dukungannya pada pencapresan politisi PDIP, Joko Widodo. Manuver ini dinilai hanya untuk mengambil simpati masyarakat semata.