Pasokan air PDAM ke 200 ribu konsumen, Minggu (5/2/2012) dipastikan masih belum lancar. Sebab, normalisasi instalisasi pipa PDAM terganggu galian kabel PLN yang telah ditutup beton.
PLTU Lontar Banten berkapasitas 3x315 MW telah beroperasi dan memasok listrik 300 MW ke Jakarta. Ini membuat PLN menghemat Rp 488 miliar/bulan. Kenapa?
Angin kencang melanda wilayah Malang Raya sejak empat hari terakhir juga merusak puluhan jaringan listrik yang berdampak pemadaman. Akibatnya 5 ribu pelanggan mengalami pemadaman listrik.
Saat ini industri dalam negeri dan PLN 'teriak' kekurangan gas, pemerintah malah pilih ekspor gas cair (LNG) Tangguh senilai US$ 3,35 MMBTU atau di harga 'diskon'.
Pertamina siap merogoh US$ 1,96 miliar atau sekitar Rp 17,6 triliun untuk membangun infrastruktur gas bumi demi penyaluran ke PLN dan industri dalam negeri hingga 2014.
Angin kencang masih terjadi di Malang Raya menyebabkan pasokan listrik bagi 5 ribu pelanggan mati. Hal ini disebabkan kerusakan jaringan akibat tertimpa pohon dan baliho.
Anak perusahaan PLN, PT Pelayaran Bahtera Adiguna (PT BAg) kembali mendapat 'proyek' pengangkutan batubara dari Tarahan Lampung ke beberapa PLTU 10.000 MW tahap 1 di Jawa.
Pasokan batubara dari PT Bukit Asam tbk (PTBA) untuk PT PLN (Persero) tahun ini diproyeksikan meningkat, dari 7 juta ton tahun lalu menjadi 9 juta ton.
Perusahaan Gas Negara (PGAS) tengah mengembangkan proyek LNG Receiving Terminal. Belanja modal disiapkan untuk US$ 200 juta atau sekitar Rp 1,8 triliun.