Militer Israel mengatakan bahwa serangan yang menewaskan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, juga melenyapkan lebih dari 20 anggota kelompok tersebut.
Bom yang digunakan militer Israel dalam serangan udara yang menewaskan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah di Lebanon, pekan lalu, merupakan senjata buatan AS.
Kelompok militan Palestina, Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), mengakui tiga pemimpinnya tewas dalam serangan Israel di kota Beirut, Lebanon.