Pasca penertiban pedagang di stasiun kereta Juanda oleh PT KAI, kini lobi depan stasiun tersebut tampak lengang. Sebagian penumpang pun menyambut baik karena stasiun itu semakin 'biru'.
Sepiring menu gudeg Jogja ini bisa jadi makan siang mengenyangkan. Nasi hangatnya disanding nangka muda yang manis gurih, plus sayur krecek yang pedas gurih dan kinyil-kinyil. Disuap bareng tempe bacem dan opor ayam istimewa, dijamin ketagihan!
Kelezatan kuliner Indonesia sukses menembus De Bijenkorf, sebuah jaringan high-end superstore Belanda sejak 1870. De Bijenkorf memiliki standar citra dan kualitas sangat tinggi yang sulit ditembus.
Siapa tak tergoda dengan bakso, soto ayam, atau pun jajanan pinggir jalan lainnya yang menggoda selera. Tapi, pernahkah Anda menyadari bahwa makanan yang dibeli ditempat tersebut tak terjamin kebersihannya?
Meski porsinya mini, soto ini bikin ketagihan. Kuahnya kuning bening disajikan panas mengepul. Suwiran ayamnya yang empuk gurih jadi makin enak disuap dengan bawang putih goreng yang krenyes wangi. Wah, semangkuk dijamin kurang!
Selain berkeliling, Vinlades juga melayani panggilan untuk mengisi acara apa saja. Rasdi mematok tarfi Rp 3,5 juta bila di dalam gedung, dan Rp 2,5 juta bila di luar gedung.
Ratusan ribu buruh siang ini telah memadati ruas jalan di sekitar Monas, terutama di depan istana negara. Aktivitas buruh di lokasi ini seketika mengubah kondisi jalanan ibukota itu bak pasar dadakan.
Kangen rujak cingur atau tahu campur? Warung makan Suroboyo ini bisa jadi pengobat lapar plus kangen. Tinggal pilih saja. Ada rujak cingur yang pedas segar, tahu tek telor renyah dengan gurih bumbu kacang dan petis. Uenake poll!
Seporsi soto Betawi yang hangat menggoyang lidah jadi incaran saat udara dingin. Isian aneka jeroan dan daging sapi berkuah santan kekuningan, wangi semerbak. Tambah segar dengan irisan tomat, air jeruk nipis dan sambal. Wah, hangatnya!