Cina menolak tudingan menggunakan spionase maya untuk mencuri teknologi militer Amerika Serikat dan mengumpulkan data kebijakan luar negeri dan pertahanan.
Satu hari setelah dugaan diarahkan ke China terkait aksi hacking yang menimpa sejumlah perusahaan besar AS, pemerintah China langsung merespons tudingan tersebut.
Seorang nelayan Korsel diberi kompensasi 2,45 miliar won (Rp 20,6 miliar) oleh pengadilan. Kompensasi ini diberikan karena si nelayan dipenjara atas dakwaan spionase yang tidak dilakukannya.
Seorang wartawan Israel divonis menjalani kerja sosial selama 4 bulan oleh pengadilan setempat. Hukuman ini dijatuhkan karena reporter tersebut memiliki dokumen rahasia milik militer Israel.
Kepolisian Korsel menahan 2 orang yang diduga mata-mata Korut. Kedua pria ini diduga menyalurkan informasi intelijen soal persenjataan militer Korsel kepada otoritas Korut.