Gedung Putih menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) masih membuka perundingan dengn Iran. Perundingan juga menyangkut sanksi terbaru dari Dewan Keamanan PBB atas program nuklir Iran.
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengkritik pemerintah Rusia karena mendukung draf resolusi Dewan Keamanan PBB tentang sanksi-sanksi terhadap Iran atas program nuklirnya.
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengklaim bahwa Iran sangat kuat sehingga tak ada negara yang berani menyerang. Ahmadinejad juga menekankan bahwa Iran menginginkan perdamaian dan keamanan bagi semua negara.
AS dan Uni Eropa terus mendesak adanya sanksi baru PBB terhadap Iran atas program nuklirnya. Namun pemerintah Brasil mengingatkan, sanksi justu bisa membuat Iran radikal dan menyebabkan rakyatnya memberontak.