Sejak ditetapkan sebagai hari libur nasional, tahun baru Cina atau lebih dikenal dengan hari raya Imlek telah memunculkan kemeriahan baru yang tak kalah seru dibandingkan dengan hari raya Natal maupun Lebaran.
Buah-buah mungil warna kuning yang cerah menjadi pemandangan yang menghiasi lobi butik-butik, pertokoan dan mall-mall sepanjang Orchard Road, Singapura. Buah-buah itu tidak sedang dijual. Itulah jeruk kim kit atau dikenal sebagai jeruk imlek.
Wah, Imlek tinggal 3 hari lagi! Ayoo koleksi pernak-pernik imleknya sudah lengkap? Kalau belum, bisa datang ke beberapa tempat yang menjual pernak pernik imlek, seperti di Mal, atau Cibadak atau Pasar Baru.
Di Semarang, Pasar Semawis sudah lima tahun lebih eksis sebagai tujuan wisata kuliner. Ikon kuliner yang cukup menonjol di sana adalah nasi ayam, es puter Cong Lik, dan lebihd dari 30 gerai makanan lainnya. Mampir yuk!
Ada beberapa makanan khas saat Idul Fitri yang menjadi tradisi masyarakat tertentu. Misalnya saja masyarakat Betawi yang selalu menyajikan dodol Betawi saat Idul Fitri. Alhasil penjual dodol Betawi pun kebanjiran pesanan.
Kalau anda doyan berjalan-jalan di Bandung pada malam hari, cobalah susuri jalan Gardujati. Ada yang unik disini, yaitu Kue Bola Obi. Letaknya memang sedikit nyempil, yaitu berupa gerobak kecil saja.
Kue bulat sebesar bola ping-pong ini memang tak sedikit penggemarnya. Bagian luarnya kecoklatan berbalut wijen yang rasanya renyah. Ketika digigit hmm... testurnya empuk legit dengan isian kacang hijau yang manis.
Tahun baru Imlek sudah di depan mata! Sudahkah Anda mempersiapkan segala sesuatu untuk hari istimewa tersebut? Mulai dari membeli Nian Gao dan santap Yu Sheng. Jika belum yuk... intip dulu info berikut ini!
Selain kue keranjang dan kue mangkok, penganan yang satu ini juga tak pernah absen disajikan di tahun baru Imlek. Bentuknya yang mungil dan rasanya yang asam manis sueger ternyata mengandung arti istimewa di tahun baru!